Langsung ke konten utama

Yayasan Solusi Pemersatu Bangsa (YSPB) Launchingkan 'Gerakan UNITI'


Indonesia tiap hari dihujani banyak permasalahan dan tak ada cukup salosi untuk menyelesaikan segala permasalahan tersebut. Apabila ini terus berlanjut. lndonesia berisiko menghadapi kehancuran yang teramat dahsyat.

Pencarian solusi bukan hanya meujadi tanggung jawab pemerintah saja juga sebuah tanggung jawab bersama. Yayasan Solusi Pemersatu Bangsa (YSPB) hadir dengan kepedulian mendalam terhadap ironi ini dan iugin ikut berkontribusi dalam pencarian solusi terhadap pemasalahan Indonesia. Dengan bermodalkan ide-ide kreatif dari para ahli di berbagai bidang, serta dukuugan para intelektual berpengalaman bangsa, YSPB menawarkan suatu formula dengan menggabungkan old, more traditional dengan new, more adaptive ways. Hal ini bisa terwujud apabila generasi muda dapat bekerjasama dengan para seniornya dan akan mampu melahirkan solusi-solusi yang baik dan tepat bagi seluruh masyarakat
Indonesia di berbagai bidang dan tingkatan. You can change the body of the car, according to the trends and needs, but not the wheels.

YSPB berfokus pada pencarian solusi berkelanjutan (sustainable) sehingga, walaupun perasalahan tersebut telah selesai, dampak positif dari solusinya tetap bertahan dan, bahkan, berkembang, dan hasilkan sebuah sustainable solution diperlukan pemikiran dengan kajian yang mendalam untuk menghasilkan sebuah ekosistem solusi yang berjalan di atas infrastruktur yang solid dan mandiri. Sebuah infrastmktur yang well built, well managed, dan self-sufiicient; dan dapat mendukung eksistensi ekosistem tersebut.

YSPB menggunakan komunikasi dan eksekusi sebagai alat untuk menjaga keberlanjutannya: mulai dari saluran televisi yang tayang secara regular di sebuah IPTV channel, radio broadcast, lalu kampanye lewat media social, program oft-air. dan penetrasi ke komunitas yang satu visi dan misi dengan YSPB. Pada akhirnya, YSPB dapatkan sahabat seperjuangan yang berjuang untuk tetap mempertahankan NKRI, kesatuan, dan persatuan bangsa.

Kami percaya bahwa fokus terpenting dalam pencarian solusi ini adalah body (kesejahteraan), mind (pengajaran), dan soul (pengamalan). Kami ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia dengan ikut menunjang pemeliharaan kesehatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui UMKM. Fokus pengajaran dilakukan dengan mencerdaskan rakyat Indonesia melalui pemberian informasi secara terus-menerus. Dengan kwejahteraan dan pengetahuan yang memadai, tahap pengamalan, yang kami artikan sebagai sebuah upaya untuk membentuk cara hidup (way of life), dan nilai-nilai Pancasila, patriotisme terus membara dalam diri seluruh Warga Negara Indonesia. Semua ini dilaksanakan dengan semangat persaudaraan dan toleransi
menuju Indonesia stabil, makmur, dan maju melalui sebuah gerakan GERAKAN UNITI, yang kita luncurkan hari ini, di Bellenza Shopping Arcade, Arteri Permata Hijau Jakarta Selatan, pada 1 Juni 2018.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kolaborasi Tokopedia Dengan 8 Desainer Lokal Ternama Hadirkan Koleksi Eksklusif Kulturtama Di IFW 2018

Perusahaan marketplace terdepan di Indonesia, Tokopedia, menjalin kolaborasi dengan delapan desainer ternama Indonesia untuk menampilkan koleksi eksklusif di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2018. Mengusung tema Kulturtama, para desainer dengan enam label fashion ini akan merefleksikan budaya Indonesia dalam karya terbaru mereka yang akan mewarnai perkembangan fashion Indonesia tahun ini. “Keragaman budaya adalah salah satu elemen utama yang memberikan identitas unik pada industri fashion Indonesia. Tokopedia percaya bahwa dengan ekosistem yang tepat, pengembangan industri fashion berbasis kebudayaan lokal berpotensi besar menjadi penggerak ekonomi nasional. Karena itu, Tokopedia sangat menyambut baik kolaborasi bersama IFW 2018 dan para desainer Indonesia melalui koleksi bertema Kulturtama,“ ujar Melissa Siska Juminto, COO Tokopedia pada 31 Maret 2018, di Jakarta Convention Center. Melissa menjelaskan bahwa kolaborasi ini juga merupakan bagian dari komitmen Tokopedia untuk m...

IPC Pelabuhan Indonesia II Persero luncurkan PT PII Pelabuham Indonesia Investama

IPC Pelabuhan lndonesia ll (Persero) meluncurkan lagi anak perusahaan baru yg bergerak khusus di bidang investasi bernama PT Pelabuhan lndonesia Investama (PII). Peluncuran anak usaha IPC ke-17 ini diresmikan oleh Direktur Utama IPC, Elvyn G, Hasassya serta turut hadir jajaran Direksi IPC Group, perwakilan asosiasi, penyedia jasa serta lembaga keuangan dan perbankan, BUMN, dan pengguna jasa IPC. Komposisi Kepemilikan modal dari PT Pelabuhan lndonesia Investama (Pil) adalah 99% milik lPC dan 196 milik PT Multi Terminal indonesia yang juga merupakan salah satu anak perusahaan iPG. Anak Perusahaan ke 17 dari lPC ini akan dipimpin oleh Randy Pangalila sebagai Direktur Utama. dan Iman Rachman yang juga Direktur Keuangan IPC bertindak sebagai Komisaris Utama PII memiliki visi menjadi Perusahaan investasi yang terkemuka di sektor kepelabuhanan dan pendukungnya yang bertujuan untuk menciptakan nilai yang maksimal bagi stakeholders melalui standar pengelolaan yang berkelas dunia. Hingga 2...

Adventure-Drama Karya Yang Berbeda Dari Screenplays Pictures Di Film 'BUFFALO BOYS'

Infinite Studios bekerja sama dengan Zhao Weil Films dan Screenplay Infinite Films, menghadirkan film 'Buffalo Boys' film adventure -drama bernuansa masa penjajahan belanda di Indonesia, mengambil latar tempat Jawa Tengah pada abad ke-19.Jajaran artis yang bermain di film ini antara lain, seperti Ario Bayu, Yoshi Sudarso, Pevita Pearce, Tio Pakusadewo, Mikha Tambayong, Hannah Al Rasyid, Zack Lee, Happy Salma dan Alex Abad. Inti dari cerita film ini adalah dua kakak adik,Jamar (Ario Bayu) dan Suwo (Yoshi Sudarso) yang ingin membalas dendam ayah mereka. Ayah dua bersaudara ini diasingkan di Amerika. Sutradara Buffalo Boys Mike Wiluan mengatakan film ini memakai sejarah indonesia yang sangat dalam dengan campuran seperti western. ltulah konsep yang dipakai oleh Mike dan genre tersebut dikatakannya sudah populer sejak lama, khusus dari Indonesia, ada rasa budaya Indonesia di filmnya. budaya Indonesia di filmnya. "Sebetulnya itu (yang) muncul di Buffalo Boys," uj...