Langsung ke konten utama

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT LION METAL WORKS Tbk



Laporan Rapat Pemegang Saham Tahunan PT LION METAL WORKS Tbk
di adakan pada hari ini 26 Juni 2018 di Hotel JW Marriott Jakarta Selatan.

Pada 2017 penjualan neto Perseroan sebesar Rp349,69 miliar atau turun 7,7% dari tahun lalu dan laba neto  Rp9,28miliar.

Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan menyetujui antara lain :
Menyetujui penetapan penggunaan keuntungan antara lain dan Pembagian dividen tunai sebesar Rp15,setiap saham atau seluruhnya sebesar Rp7.802.400.000. Belum dipotong pajak yang akan dibayarkan atas 520.160.000 saham. Rp100.000.000, digunakan untuk pembentukan “Cadangan Wajib” untuk memenuhi kctentuan pasal 70 Undang-Undang PT No. 40 tahun 2007 dan Sisanya sebesar Rpl .3 80.543 009, dimasukkan sebagai laba yang ditahan.

Pembayamn dividen tunai akan dilakukan dengan cara sebagai berikut : pemegang saham yang berhak atas dividen tunai adalah para pemegang saham yang namanya tercatat pada Daftar Pemegang Saham Perseroan pada 6 Juli 2018 sampai dengan pukul 16.00 WIB Pembayaran Dividen tunai pada 26 Juli 2018.
Tata cara pembayaran dividen tunai akan diumumkan di surat kabar pada 28 Juni 2018.

Menyetujui secara musyawarah untuk mufakat untuk mengangkat Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan ditutupnya RUPS tahun buku 2020 yang diselenggarakan pada tahun 2021 sebagai berikut:

Direksi :
Direkur Utama : Bapak Cheng Yong Kim.

Direktur (Direktur Independen) : Bapak Lim Tai Pong.

Direktur : Bapak Ir. H. Krisant Sophiaan Msc.

Direktur : Bapak Tjoe Tjoe Peng (Lawer Supendi).

Dewan Komisaris :
Komisaris Utama : Bapak Cheng Yong Kwang.

Komisaris : Bapak Lee Whay Keong
Komisaris (Komisaris Independen) : Bapak Kalistus Decimus Deke Making SE, Ak. CPAI.

Menyetujui menunjuk Bapak Drs Nunu Nurdiyaman, CPA dari Kantor Akuntan Publik “Kosasih.
Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan” yang akan mengaudit laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan  untuk tahun buku 2018 dan memberi wewenang sepenuhnya pada Dewan
Komisaris untuk menetapkan Kantor Akuntan Publik Pengganti dalam Hal Kantor Akuntan Publik Yang ditunjuk  tersebut karena sebab apapun tidak dapat menyelesaikan audit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan tahun buku 2018.

PT. Lion Metal Works Tbk merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi logam di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada 1980. Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam-macam bahan logam dan pada 1972 kantor pusat di Indonesia sudah didirikan dengan anak perusahaan PT Singa Purwakarta Jaya.

Harga saham: LION (IDX) Rp630 +20.00 (+3.28%) 26 Jun 09.10 WIB.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kolaborasi Tokopedia Dengan 8 Desainer Lokal Ternama Hadirkan Koleksi Eksklusif Kulturtama Di IFW 2018

Perusahaan marketplace terdepan di Indonesia, Tokopedia, menjalin kolaborasi dengan delapan desainer ternama Indonesia untuk menampilkan koleksi eksklusif di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2018. Mengusung tema Kulturtama, para desainer dengan enam label fashion ini akan merefleksikan budaya Indonesia dalam karya terbaru mereka yang akan mewarnai perkembangan fashion Indonesia tahun ini. “Keragaman budaya adalah salah satu elemen utama yang memberikan identitas unik pada industri fashion Indonesia. Tokopedia percaya bahwa dengan ekosistem yang tepat, pengembangan industri fashion berbasis kebudayaan lokal berpotensi besar menjadi penggerak ekonomi nasional. Karena itu, Tokopedia sangat menyambut baik kolaborasi bersama IFW 2018 dan para desainer Indonesia melalui koleksi bertema Kulturtama,“ ujar Melissa Siska Juminto, COO Tokopedia pada 31 Maret 2018, di Jakarta Convention Center. Melissa menjelaskan bahwa kolaborasi ini juga merupakan bagian dari komitmen Tokopedia untuk m...

IPC Pelabuhan Indonesia II Persero luncurkan PT PII Pelabuham Indonesia Investama

IPC Pelabuhan lndonesia ll (Persero) meluncurkan lagi anak perusahaan baru yg bergerak khusus di bidang investasi bernama PT Pelabuhan lndonesia Investama (PII). Peluncuran anak usaha IPC ke-17 ini diresmikan oleh Direktur Utama IPC, Elvyn G, Hasassya serta turut hadir jajaran Direksi IPC Group, perwakilan asosiasi, penyedia jasa serta lembaga keuangan dan perbankan, BUMN, dan pengguna jasa IPC. Komposisi Kepemilikan modal dari PT Pelabuhan lndonesia Investama (Pil) adalah 99% milik lPC dan 196 milik PT Multi Terminal indonesia yang juga merupakan salah satu anak perusahaan iPG. Anak Perusahaan ke 17 dari lPC ini akan dipimpin oleh Randy Pangalila sebagai Direktur Utama. dan Iman Rachman yang juga Direktur Keuangan IPC bertindak sebagai Komisaris Utama PII memiliki visi menjadi Perusahaan investasi yang terkemuka di sektor kepelabuhanan dan pendukungnya yang bertujuan untuk menciptakan nilai yang maksimal bagi stakeholders melalui standar pengelolaan yang berkelas dunia. Hingga 2...

Adventure-Drama Karya Yang Berbeda Dari Screenplays Pictures Di Film 'BUFFALO BOYS'

Infinite Studios bekerja sama dengan Zhao Weil Films dan Screenplay Infinite Films, menghadirkan film 'Buffalo Boys' film adventure -drama bernuansa masa penjajahan belanda di Indonesia, mengambil latar tempat Jawa Tengah pada abad ke-19.Jajaran artis yang bermain di film ini antara lain, seperti Ario Bayu, Yoshi Sudarso, Pevita Pearce, Tio Pakusadewo, Mikha Tambayong, Hannah Al Rasyid, Zack Lee, Happy Salma dan Alex Abad. Inti dari cerita film ini adalah dua kakak adik,Jamar (Ario Bayu) dan Suwo (Yoshi Sudarso) yang ingin membalas dendam ayah mereka. Ayah dua bersaudara ini diasingkan di Amerika. Sutradara Buffalo Boys Mike Wiluan mengatakan film ini memakai sejarah indonesia yang sangat dalam dengan campuran seperti western. ltulah konsep yang dipakai oleh Mike dan genre tersebut dikatakannya sudah populer sejak lama, khusus dari Indonesia, ada rasa budaya Indonesia di filmnya. budaya Indonesia di filmnya. "Sebetulnya itu (yang) muncul di Buffalo Boys," uj...