Langsung ke konten utama

Bawaslu Pemantau Dan Penyelenggara Pemilu Asia Apresiasi ESP 2018



Bawaslu menyelenggarakan program pertukaran pengetahuan tentang pengawasan pemilu bertajuk Electoral Studies Program 2018 dengan tema "Electoral Supervisory to Enhance Electoral Justice In the 2018 Indonesia Local Elections" yang di adakan selama tiga di Hotel Merlynn pada 28 Juni 2018

Program ini diikuti penyelenggara pemilu di Asia, lembaga pemantau pemilu Internasional, praktisi dan ahli pemilu. Program ini juga akan menjadi platform untuk penukaran pengetahuan di antara para praktisi pemilu untuk mengidentifikasi potensi masalah yang mungkin timbul selama pemilu terutama karena meningkatnya lntoleransi dan perpecahan dalam musyarakat lndonesia melalui penegakan keadilan pemilu.

Tujuan dari program ini adalah, Menyediakan platform bagi stakeholder pemilu nasional dan lntemasional untuk pertukaran informasi terkait dengan pemilu lndonesia dan keadilan pemilu melalui pengawasan pemilu dan pemantauan pemilu dan memperkuat kerjasama di antara para peserta untuk secara kolaboratif mempromosikan dan mendukung pemilu yang demokratis dalam menghadapi kemunduran demokrasi.

Forum ini telah dapat mencapai hasil, di antaranya, peningkatan pemahaman tentang pemilu Indonesia dan peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Iembaga pengawasan/pemantauan lainnya di Asia dalam memberikan keadilan pemilu dan penguatan kerjasama di antara para peserta, penyelenggara pemilu dan organisasi masyarakat sipil.

Selama tiga hari kegiatan tersebut mampu menyerap beberapa hal, di antaranya:

Gagasan untuk membangun aliansi strategis di level Asia dan global dalam memperkuat keadilan pemilu dengan melibatkan negara-negara tetangga dan masyarakat sipil.

Membuka peluang kerja sama bilateral dan multilateral dalam bldang IT dan manajemen pengawasan terkait partisipasi masyarakat serta pengembangan basis data base.

Usulan untuk mengembangkan alat dan indikator atau lndeks yang dimiliki oleh Bawaslu agar dapat juga digunakan oleh pengguna di Asia dan mendukung kegiatan pemantauan dan pengawasan pemilu di negara lainnya.

Usulan agar Bawaslu membuka peluang untuk pelatihan dalam pemantauan/pengawasan pemilu, pembuatan basis data, pengawasan dana kampanye dan pemantauan media soslal.

Usulan untuk Bawaslu agar fasilitasi riset-riset, diskusi, workshop dan sebagainya yang berkenaan dengan pengembangan pengawasan dan pemantauan.

Usulan agar Bawaslu meningkatkan peran dalam promosi penegakan keadilan pemilu dan pengawasan pemilu. konferensi ini menjelaskan beberapa hal, yaitu:

Delegasi mengungkapkan apresiasi terhadap inisiasi Bawaslu dalam menyelenggarakan ESP 2018, dan mengakui peran unik dari tugas dan kewenangan Bawaslu.

Delegasi memuji dan mengagumi hubungan baik antara Bawaslu dengan LSM pemangku.

Kepentingan pemilu yakni dalam penyelenggaraan ESP 2018 dan program-program pemantauan pemilu yang berjalan selama ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kolaborasi Tokopedia Dengan 8 Desainer Lokal Ternama Hadirkan Koleksi Eksklusif Kulturtama Di IFW 2018

Perusahaan marketplace terdepan di Indonesia, Tokopedia, menjalin kolaborasi dengan delapan desainer ternama Indonesia untuk menampilkan koleksi eksklusif di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2018. Mengusung tema Kulturtama, para desainer dengan enam label fashion ini akan merefleksikan budaya Indonesia dalam karya terbaru mereka yang akan mewarnai perkembangan fashion Indonesia tahun ini. “Keragaman budaya adalah salah satu elemen utama yang memberikan identitas unik pada industri fashion Indonesia. Tokopedia percaya bahwa dengan ekosistem yang tepat, pengembangan industri fashion berbasis kebudayaan lokal berpotensi besar menjadi penggerak ekonomi nasional. Karena itu, Tokopedia sangat menyambut baik kolaborasi bersama IFW 2018 dan para desainer Indonesia melalui koleksi bertema Kulturtama,“ ujar Melissa Siska Juminto, COO Tokopedia pada 31 Maret 2018, di Jakarta Convention Center. Melissa menjelaskan bahwa kolaborasi ini juga merupakan bagian dari komitmen Tokopedia untuk m...

IPC Pelabuhan Indonesia II Persero luncurkan PT PII Pelabuham Indonesia Investama

IPC Pelabuhan lndonesia ll (Persero) meluncurkan lagi anak perusahaan baru yg bergerak khusus di bidang investasi bernama PT Pelabuhan lndonesia Investama (PII). Peluncuran anak usaha IPC ke-17 ini diresmikan oleh Direktur Utama IPC, Elvyn G, Hasassya serta turut hadir jajaran Direksi IPC Group, perwakilan asosiasi, penyedia jasa serta lembaga keuangan dan perbankan, BUMN, dan pengguna jasa IPC. Komposisi Kepemilikan modal dari PT Pelabuhan lndonesia Investama (Pil) adalah 99% milik lPC dan 196 milik PT Multi Terminal indonesia yang juga merupakan salah satu anak perusahaan iPG. Anak Perusahaan ke 17 dari lPC ini akan dipimpin oleh Randy Pangalila sebagai Direktur Utama. dan Iman Rachman yang juga Direktur Keuangan IPC bertindak sebagai Komisaris Utama PII memiliki visi menjadi Perusahaan investasi yang terkemuka di sektor kepelabuhanan dan pendukungnya yang bertujuan untuk menciptakan nilai yang maksimal bagi stakeholders melalui standar pengelolaan yang berkelas dunia. Hingga 2...

Adventure-Drama Karya Yang Berbeda Dari Screenplays Pictures Di Film 'BUFFALO BOYS'

Infinite Studios bekerja sama dengan Zhao Weil Films dan Screenplay Infinite Films, menghadirkan film 'Buffalo Boys' film adventure -drama bernuansa masa penjajahan belanda di Indonesia, mengambil latar tempat Jawa Tengah pada abad ke-19.Jajaran artis yang bermain di film ini antara lain, seperti Ario Bayu, Yoshi Sudarso, Pevita Pearce, Tio Pakusadewo, Mikha Tambayong, Hannah Al Rasyid, Zack Lee, Happy Salma dan Alex Abad. Inti dari cerita film ini adalah dua kakak adik,Jamar (Ario Bayu) dan Suwo (Yoshi Sudarso) yang ingin membalas dendam ayah mereka. Ayah dua bersaudara ini diasingkan di Amerika. Sutradara Buffalo Boys Mike Wiluan mengatakan film ini memakai sejarah indonesia yang sangat dalam dengan campuran seperti western. ltulah konsep yang dipakai oleh Mike dan genre tersebut dikatakannya sudah populer sejak lama, khusus dari Indonesia, ada rasa budaya Indonesia di filmnya. budaya Indonesia di filmnya. "Sebetulnya itu (yang) muncul di Buffalo Boys," uj...