Langsung ke konten utama

GO-FOOD Festival GBK Menghadirkan Mitra UMKM Terpilih Dari Analisa Big Data



Sejak diluncurkan pada April 2015, kini GO~FOOD sebagai lini bisnis
GO-JEK telah menjadi layanan pesan antar terbesar di luar China. Untuk semakin menguatkan komitmen GO~JEK dalam mengembangkan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian di Indonesia. GO-FOOD telah meresmikan GBK GO-FOOD Festival (Gelora Bung Karno) pada 5 Mei 2018 Ialu. GBK GO-FOOD Festival merupakan pasta perayaan UMKM kuliner secara offline dari kemitraan yang telah terjalin secara online. Data yang dihimpun GO-FOOD pada Maret 2018, lebih dari 4,000,000 makanan khas Indonesia yang tersaji dalam platform aplikasi GO-JEK.

Melalui GBK GO-FOOD Festival, GO-FOOD ingin membantu mitra UMKM untuk semakin mempersiapkan dan memperkuat pondasi mereka sebagai merchant kuliner dengan menyediakan ekosistem merchant kuliner offline mulai dan store hingga sistem pembayaran selama 1 tahun di GBK. Tercatat puluhan merchant kuliner terbaik Jabodetabek hingga luar Pulau Jawa telah terpilih untuk bergabung dalam GBK GO-FOOD Festival. Pemilihan merchant yang dapat bergabung ini dilakukan berdasarkan analisa big data yang telah dilakukan oleh tim GO-FOOD.

“Selain infrastruktur penjualan makanan minuman kuliner pada GBK GOFOOD Festival, hal terpenting adalah bagaimana mempertahankan tingkat penjualan mereka dari transaksi online ke offline. Oleh karena itu, kami memilih 100 merchant ini sesuai dengan analisa big data kami. Sehingga, mereka tetap meraih penjualan yang tinggi di GBK GO-FOOD Festival,” kata Michael Say selaku VP Corporate Communications GO-JEK Indonesia, di GBK Jakarta pada 9 Mei 2018.

"Pemilihan merchant yang ada di lokasi GBK GO-FOOD Festival sendiri tentunya GO-FOOD menggunakan matrix atau variabel tertentu untuk mamastikan bahwa merchant yang dihadirkan merupakan merchant-merchant terbaik dari GO~FOOD, " tambah Michael.

“Langkah pertama yaitu memilah pelaku usaha yang aktif, yang masih bertransaksi di ptatiorm G0-FOOD. Kedua, kami mengutamakan pelaku usaha UMKM yang sudah terdaftar menjadi mitra GO-FOOD. Kemudian, kami menganalisis order-order yang sudah berhasil dilakukan dan juga nilai penjualan dari masing-masing merchant, " ujar Micheal. Rata-rata merchant yang terpilih merupakan UMKM terbaik di masing-masing kota merchant tersebut berasal.

“Kami sangat menghargai ketekunan UMKM dalam membangun bisnis kuliner mereka, karena itu keaktifan mereka secara online sangat kami perhatikan, GBK GO-FOOD Festival
adalah bentuk apresiasi kami kepada mereka yang telah secara giat menjajahkan produk mereka melalui aplikasi GO-JEK," tutup Michael.
Segera ke GBK GO-FOOD Festival, banyak pilihan kuliner dengan tempat yang nyaman untuk bersantai bersama keluarga, teman-teman dengan sistem pembayaran yang mudah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kolaborasi Tokopedia Dengan 8 Desainer Lokal Ternama Hadirkan Koleksi Eksklusif Kulturtama Di IFW 2018

Perusahaan marketplace terdepan di Indonesia, Tokopedia, menjalin kolaborasi dengan delapan desainer ternama Indonesia untuk menampilkan koleksi eksklusif di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2018. Mengusung tema Kulturtama, para desainer dengan enam label fashion ini akan merefleksikan budaya Indonesia dalam karya terbaru mereka yang akan mewarnai perkembangan fashion Indonesia tahun ini. “Keragaman budaya adalah salah satu elemen utama yang memberikan identitas unik pada industri fashion Indonesia. Tokopedia percaya bahwa dengan ekosistem yang tepat, pengembangan industri fashion berbasis kebudayaan lokal berpotensi besar menjadi penggerak ekonomi nasional. Karena itu, Tokopedia sangat menyambut baik kolaborasi bersama IFW 2018 dan para desainer Indonesia melalui koleksi bertema Kulturtama,“ ujar Melissa Siska Juminto, COO Tokopedia pada 31 Maret 2018, di Jakarta Convention Center. Melissa menjelaskan bahwa kolaborasi ini juga merupakan bagian dari komitmen Tokopedia untuk m...

IPC Pelabuhan Indonesia II Persero luncurkan PT PII Pelabuham Indonesia Investama

IPC Pelabuhan lndonesia ll (Persero) meluncurkan lagi anak perusahaan baru yg bergerak khusus di bidang investasi bernama PT Pelabuhan lndonesia Investama (PII). Peluncuran anak usaha IPC ke-17 ini diresmikan oleh Direktur Utama IPC, Elvyn G, Hasassya serta turut hadir jajaran Direksi IPC Group, perwakilan asosiasi, penyedia jasa serta lembaga keuangan dan perbankan, BUMN, dan pengguna jasa IPC. Komposisi Kepemilikan modal dari PT Pelabuhan lndonesia Investama (Pil) adalah 99% milik lPC dan 196 milik PT Multi Terminal indonesia yang juga merupakan salah satu anak perusahaan iPG. Anak Perusahaan ke 17 dari lPC ini akan dipimpin oleh Randy Pangalila sebagai Direktur Utama. dan Iman Rachman yang juga Direktur Keuangan IPC bertindak sebagai Komisaris Utama PII memiliki visi menjadi Perusahaan investasi yang terkemuka di sektor kepelabuhanan dan pendukungnya yang bertujuan untuk menciptakan nilai yang maksimal bagi stakeholders melalui standar pengelolaan yang berkelas dunia. Hingga 2...

Adventure-Drama Karya Yang Berbeda Dari Screenplays Pictures Di Film 'BUFFALO BOYS'

Infinite Studios bekerja sama dengan Zhao Weil Films dan Screenplay Infinite Films, menghadirkan film 'Buffalo Boys' film adventure -drama bernuansa masa penjajahan belanda di Indonesia, mengambil latar tempat Jawa Tengah pada abad ke-19.Jajaran artis yang bermain di film ini antara lain, seperti Ario Bayu, Yoshi Sudarso, Pevita Pearce, Tio Pakusadewo, Mikha Tambayong, Hannah Al Rasyid, Zack Lee, Happy Salma dan Alex Abad. Inti dari cerita film ini adalah dua kakak adik,Jamar (Ario Bayu) dan Suwo (Yoshi Sudarso) yang ingin membalas dendam ayah mereka. Ayah dua bersaudara ini diasingkan di Amerika. Sutradara Buffalo Boys Mike Wiluan mengatakan film ini memakai sejarah indonesia yang sangat dalam dengan campuran seperti western. ltulah konsep yang dipakai oleh Mike dan genre tersebut dikatakannya sudah populer sejak lama, khusus dari Indonesia, ada rasa budaya Indonesia di filmnya. budaya Indonesia di filmnya. "Sebetulnya itu (yang) muncul di Buffalo Boys," uj...