Langsung ke konten utama

Teror Mencekam Masih Berlanjut Di Film 'JAILANGKUNG 2' Lebih Seru Di Hari Lebaran



"Film Jailangkung 2 akan menjawab sesuatu yang belum selesai dari di film pertamanya (Jailangkung 2017). Kita akan mengangkat benang merah yang sama dan flashback pada cerita masa lalu. Kita membangun atmosfer yang lebih mencekam dan lebih dark, tidak hanya menyajikan Film ini dengan suasana horor kagetan semata,” kata Jose Poernomo.

Keinginan Bella (Amanda Rawles) dan ayahnya, Ferdi (Lukman Sardi) untuk memiliki kehidupan yang normal hanya menjadi mimpi semata tatkala satu per satu teror setan Jailangkung terus menganggu mereka. Cerita film Jailangkung 2 masih berpusat pada masalah mistis kehidupan keluarga Bella, ia bersama sahabatnya Rama (Jefri Nichol) harus kembali berupaya menemukan cara untuk menyudahi teror setan yang terus mengganggu keluarganya.

Sebagaimana yang kita saksikan di film Jailangkung (2017), ada satu hal yang belum tuntas di akhir cerita. Gangguan-gangguan mistis terus menerus menimpa Ferdi, Bella, Angel (Hannah Al Rashid), Tasya (Gabriella Quinlyn) dan Rama setelah itu. Kali ini teror setan yang menggangu keluarga Bella dan Rama kali ini sangat intens. Tak cuma mengalami konflik mistis di antara anggota keluarganya, Bella dan Rama harus tunggang langgang menghentikan perlawanan setan yang ingin mengganggu dirinya. Hanya satu cara yang Bella dan Rama ketahui untuk menyudahi teror setan. Upaya itu harus mereka cari sampai ke dasar laut untuk menghentikan teror ini.

Produksi: Sky Media & Legacy Pictures (2018) Produser: Sukhdev Singh dan Wicky V. Olindo Sutradara: Jose Poemomo dan Rizal Mantovani Penulis skenario : Ve Handojo dan Baskoro Adi Wuryanto.

Cast :Jefri Nichol, Amanda Rawles, Hannah Al Rashid, [ukman Sardi, Gabriella Quinlyn, Naufal Samudra, Dania Michell, Deddy Soetomo.

Film Jailangkung 2 ini berkisah dari Bella (Amanda Rawles) ditemani Rama (Jefrl Nichol) harus tunggang langgang melawan setan-setan yang hendak mencelakakan keluarganya, sebagai anak paling kecil yang tidak pernah mengenal ibunya, Tasya (Gabrlella Quinlynn) merasa kesepian. Tanpa disengaja ia menonton rekaman video lama milik ayahnya, Ferdi (Lukman Sardi), yang
berkomunikasi dengan arwah almarhumah istrmya menggunakan Jailangkung. Tasya pun merakit jailangkung sendiri dan memainkannya dengan harapan bisa berkomunikasi dengan almarhumah ibunya, rupanya membangkitkan berbagai masalah, termasuk arwah pembawa petaka. Bella dan Kejadian dengan rekan baru mereka, Bram (Naufal Samudra), dalam petualangan sampai ke dasar laut untuk mengalahkan titisan setan yang menguasai Angel (Hannah Al Rasvid) dan membawa dasar laut pergi Tasya ke tempat gaib.

Teror mencekam pada film Jailangkung pertama 2017 yang tembus 2,5 juta penonton, belum usai. Ditahun 2018 ini film Jailangkung kembali hadir yang gak kalah seru dari Jailangkung yang pertama, ternyata semua yang telah dipecahkan belum berakhir justru akan ada teror yang lebih mencekam lagi di film Jailangkung kedua ini.

Terlihat dari gambar poster dengan sosok anak perempuan dengan tangan-tangan seram yang seakan ingin merenggut nyawanya, Tasya yang memegang boneka Jailangkung rakitannya sendiri untuk menanyakan keberadaan ibunya yang telah meninggal.

Sutradara Jose Poernomo dan Rizal Mantovani memulai kembali seri film horor boneka pemanggil arwah jailangkung, menuntaskan film Jailangkung 2 ini yang lebih mencekam dan seru lagi dari film Jailangkung sebelumnya, bersama Screenplay Films dan Legacy Pictures, dan penulis naskah Ve Handojo dan Baskoro Adi Wurjanto, mereka melanjutkan kisah keluarga tiga anak Angel (Hannah Al Rashid), Bella (Amanda Rawles), dan Tasya (Gabriella Quinlynn). Kali ini teror gaib datang setelah Tasya, yang kesepian dan belum pernah bertemu ibunya, merakit boneka jailangkung sendiri demi dapat bertemu dengan arwah sang ibu. Namun yang datang ternyata tak hanya arwah ibu.

Flm ini menyajikan teror yang lebih mencekam, konflik cerita yang lebih kompleks, dan desain visual yang lebih kelam dibanding film pertama. Plotnya juga akan punya bagian penjelasan Iatar belakang atau masa lalu yang lebih panjang," ujar Jose Poernomo, saat launching official trailer & poster di XX1 Senayan City Jakarta pada 30 April 2018.

"kilas balik. Di sini kami menjelaskan apa yang terjadi pada masa dahulu. Jailangkung 1, kami buka dengan flashback tetapi enggak elaborasi. Sekarang kami mau lebih jelaskan, yang dulu itu apa," lanjut Jose.

Selain Hannah. Quinlynn, dan Jefri, Amanda juga akan berbagi layar dengan Lukman Sardi dan pemain pendatang baru Naufal Samudra.
Teror gaib tidak hanya datang hanya dari satu sosok, tetapi sekawanan makhluk seperti mayat hidup. Lalu juga ada anak titisan setan yang menguasai Angel.

Mantra Baru yang Lebih Mengerikan
Mantra seram di film Jailangkung versi klasik diubah untuk versi barunya. Jika dulu mantranya adalah 'datang tak dijemput. pulang tak diantar’ kini diganti dengan 'datang gendong, pulang bopong'. Jose Purnomo sang sutradara mengatakan pergantian itu berdasarkan saran dari orang yang mengerti hal-hal mistis. Mantra baru membuat roh yang dipanggil pasti datang. karena di sini roh itu dijanjikan akan diantar. Mau coba? Tapi, harus juga membopong rohnya pulang loh.
Jangan lewatkan keseruan yang mencekam di film Jailangkung 2 ini yang akan hadir pada 15 Juni 2018 meramaikan hari lebaran Anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kolaborasi Tokopedia Dengan 8 Desainer Lokal Ternama Hadirkan Koleksi Eksklusif Kulturtama Di IFW 2018

Perusahaan marketplace terdepan di Indonesia, Tokopedia, menjalin kolaborasi dengan delapan desainer ternama Indonesia untuk menampilkan koleksi eksklusif di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2018. Mengusung tema Kulturtama, para desainer dengan enam label fashion ini akan merefleksikan budaya Indonesia dalam karya terbaru mereka yang akan mewarnai perkembangan fashion Indonesia tahun ini. “Keragaman budaya adalah salah satu elemen utama yang memberikan identitas unik pada industri fashion Indonesia. Tokopedia percaya bahwa dengan ekosistem yang tepat, pengembangan industri fashion berbasis kebudayaan lokal berpotensi besar menjadi penggerak ekonomi nasional. Karena itu, Tokopedia sangat menyambut baik kolaborasi bersama IFW 2018 dan para desainer Indonesia melalui koleksi bertema Kulturtama,“ ujar Melissa Siska Juminto, COO Tokopedia pada 31 Maret 2018, di Jakarta Convention Center. Melissa menjelaskan bahwa kolaborasi ini juga merupakan bagian dari komitmen Tokopedia untuk m...

IPC Pelabuhan Indonesia II Persero luncurkan PT PII Pelabuham Indonesia Investama

IPC Pelabuhan lndonesia ll (Persero) meluncurkan lagi anak perusahaan baru yg bergerak khusus di bidang investasi bernama PT Pelabuhan lndonesia Investama (PII). Peluncuran anak usaha IPC ke-17 ini diresmikan oleh Direktur Utama IPC, Elvyn G, Hasassya serta turut hadir jajaran Direksi IPC Group, perwakilan asosiasi, penyedia jasa serta lembaga keuangan dan perbankan, BUMN, dan pengguna jasa IPC. Komposisi Kepemilikan modal dari PT Pelabuhan lndonesia Investama (Pil) adalah 99% milik lPC dan 196 milik PT Multi Terminal indonesia yang juga merupakan salah satu anak perusahaan iPG. Anak Perusahaan ke 17 dari lPC ini akan dipimpin oleh Randy Pangalila sebagai Direktur Utama. dan Iman Rachman yang juga Direktur Keuangan IPC bertindak sebagai Komisaris Utama PII memiliki visi menjadi Perusahaan investasi yang terkemuka di sektor kepelabuhanan dan pendukungnya yang bertujuan untuk menciptakan nilai yang maksimal bagi stakeholders melalui standar pengelolaan yang berkelas dunia. Hingga 2...

Adventure-Drama Karya Yang Berbeda Dari Screenplays Pictures Di Film 'BUFFALO BOYS'

Infinite Studios bekerja sama dengan Zhao Weil Films dan Screenplay Infinite Films, menghadirkan film 'Buffalo Boys' film adventure -drama bernuansa masa penjajahan belanda di Indonesia, mengambil latar tempat Jawa Tengah pada abad ke-19.Jajaran artis yang bermain di film ini antara lain, seperti Ario Bayu, Yoshi Sudarso, Pevita Pearce, Tio Pakusadewo, Mikha Tambayong, Hannah Al Rasyid, Zack Lee, Happy Salma dan Alex Abad. Inti dari cerita film ini adalah dua kakak adik,Jamar (Ario Bayu) dan Suwo (Yoshi Sudarso) yang ingin membalas dendam ayah mereka. Ayah dua bersaudara ini diasingkan di Amerika. Sutradara Buffalo Boys Mike Wiluan mengatakan film ini memakai sejarah indonesia yang sangat dalam dengan campuran seperti western. ltulah konsep yang dipakai oleh Mike dan genre tersebut dikatakannya sudah populer sejak lama, khusus dari Indonesia, ada rasa budaya Indonesia di filmnya. budaya Indonesia di filmnya. "Sebetulnya itu (yang) muncul di Buffalo Boys," uj...