Langsung ke konten utama

Polres Jakarta Barat Mengadakan Konferensi Pres Kasus Penipuan Dengan Modus Mesos Instagram



Kronologis kejadian berawal pada 16 Januari 2018.
Korban membuka instagram dan melihat akun fiktif yang mengatas namakan GCS. kemudian pada beranda akun instagram tersebut terdapat foto foto wanita seksi yang dapat di Booking Order (BO) melalui nomor Handphone yang tercantum pada alamat instagram tersebut. Dengan adanya akun instagram fiktif tersebut korban melapor ke Polres Metro Jakarta Barat.

Pihak penyidik dan saksi memancing pelaku seolah-olah ingin memesan wanita untuk di BO. didapati rekening perbankan yang digunakan pelaku untuk menampung uang hasil kejahatan, 2 buah no HP yang digunakan pelaku untuk berkomunikasi dengan para korbannya (yang mengarah kepada tersangka AK.

Lalu pada 24 Januari 2018 sekitar jam 10.00 WiB. Unit krimsus subnit Cyber Crime Polres Metro Jakarta Barat melakukan penangkapan terhadap tersangka AK karena diduga sebagai penampung dana dengan menggunakan rekening perbankan dari para korban yang sudah melakukan pemesanan (Booking Order) dari akun instagram fiktif yang mengatas namakan GCS.

Dari hasil pemeriksaan tersangka AK bahwa dikendalikan tersangka NF (yang berada dalam Lapas) untuk membuat rekening Bank dan mendaftarkan nomor HP yang dimiliki untuk sarana mobile banking, kemudian tersangka NF memberikan handphone tersebut kepada tersangka MBS (yang berada dalam Lapas) yang kemudian tersangka MBS membuat akun instagram palsu inisial “GCS” dengan menampiikan foto-foto wanita palsu untuk di BO (Booking Out) seharga 3,8 juta (untuk LC biasa), dan seharga 4,7 juta (untuk LC Premium) sejak sekitar awal bulan Januari 2018. Seteiah korban tertarik, korban mentransfer uang tersebut kepada pelaku namun jasa BO (Booking Out) tersebut tidak kunjung datang dan korban tertipu. Setelah para pelaku mendapatkan uang, uang tersebut dibagi-bagi kepada ketiga tersangka dan digunakan untuk kebutuhan hidup dalam lapas dengan omset sekitar sebesar 25 juta Rupiah Per-Minggu.

01. Dasar : Laporan Polisi No : LP/ 099/1/2018/PMJ/Res Jakbar, TgL 19 Januari 2018

02. Perkara : Dengan sengaja tanpa hak atau melawan hukum melakukan manipulasi, penciptaan. informasi elektronik dan atau dokumen elektronik dan atau penipuan melalui media elektronik dan atau turut serta melakukan kejahatan

03. Pasal : Pasal 51 ayat 1 Jo pasal 35 dan atau pasal 45 ayat 2 Jo pasa128 ayat 1 UURI

No. 11 tahun 2008 tentang lTE Jo. Pasal 378 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 12 (dua belas) tahun. 04. Wkt Kejadian : Selasa. 16 Januari 2018.

05.TKP : J|.Pinangsia Tamansan’ Jakarta Barat. 06. Pelapor : CI 06. Korban 2 G08

07. Tersangka : AK, MBS, NF

KASAT RESKRIM, Jakarta 8 Febuari 2018.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kolaborasi Tokopedia Dengan 8 Desainer Lokal Ternama Hadirkan Koleksi Eksklusif Kulturtama Di IFW 2018

Perusahaan marketplace terdepan di Indonesia, Tokopedia, menjalin kolaborasi dengan delapan desainer ternama Indonesia untuk menampilkan koleksi eksklusif di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2018. Mengusung tema Kulturtama, para desainer dengan enam label fashion ini akan merefleksikan budaya Indonesia dalam karya terbaru mereka yang akan mewarnai perkembangan fashion Indonesia tahun ini. “Keragaman budaya adalah salah satu elemen utama yang memberikan identitas unik pada industri fashion Indonesia. Tokopedia percaya bahwa dengan ekosistem yang tepat, pengembangan industri fashion berbasis kebudayaan lokal berpotensi besar menjadi penggerak ekonomi nasional. Karena itu, Tokopedia sangat menyambut baik kolaborasi bersama IFW 2018 dan para desainer Indonesia melalui koleksi bertema Kulturtama,“ ujar Melissa Siska Juminto, COO Tokopedia pada 31 Maret 2018, di Jakarta Convention Center. Melissa menjelaskan bahwa kolaborasi ini juga merupakan bagian dari komitmen Tokopedia untuk m...

IPC Pelabuhan Indonesia II Persero luncurkan PT PII Pelabuham Indonesia Investama

IPC Pelabuhan lndonesia ll (Persero) meluncurkan lagi anak perusahaan baru yg bergerak khusus di bidang investasi bernama PT Pelabuhan lndonesia Investama (PII). Peluncuran anak usaha IPC ke-17 ini diresmikan oleh Direktur Utama IPC, Elvyn G, Hasassya serta turut hadir jajaran Direksi IPC Group, perwakilan asosiasi, penyedia jasa serta lembaga keuangan dan perbankan, BUMN, dan pengguna jasa IPC. Komposisi Kepemilikan modal dari PT Pelabuhan lndonesia Investama (Pil) adalah 99% milik lPC dan 196 milik PT Multi Terminal indonesia yang juga merupakan salah satu anak perusahaan iPG. Anak Perusahaan ke 17 dari lPC ini akan dipimpin oleh Randy Pangalila sebagai Direktur Utama. dan Iman Rachman yang juga Direktur Keuangan IPC bertindak sebagai Komisaris Utama PII memiliki visi menjadi Perusahaan investasi yang terkemuka di sektor kepelabuhanan dan pendukungnya yang bertujuan untuk menciptakan nilai yang maksimal bagi stakeholders melalui standar pengelolaan yang berkelas dunia. Hingga 2...

Adventure-Drama Karya Yang Berbeda Dari Screenplays Pictures Di Film 'BUFFALO BOYS'

Infinite Studios bekerja sama dengan Zhao Weil Films dan Screenplay Infinite Films, menghadirkan film 'Buffalo Boys' film adventure -drama bernuansa masa penjajahan belanda di Indonesia, mengambil latar tempat Jawa Tengah pada abad ke-19.Jajaran artis yang bermain di film ini antara lain, seperti Ario Bayu, Yoshi Sudarso, Pevita Pearce, Tio Pakusadewo, Mikha Tambayong, Hannah Al Rasyid, Zack Lee, Happy Salma dan Alex Abad. Inti dari cerita film ini adalah dua kakak adik,Jamar (Ario Bayu) dan Suwo (Yoshi Sudarso) yang ingin membalas dendam ayah mereka. Ayah dua bersaudara ini diasingkan di Amerika. Sutradara Buffalo Boys Mike Wiluan mengatakan film ini memakai sejarah indonesia yang sangat dalam dengan campuran seperti western. ltulah konsep yang dipakai oleh Mike dan genre tersebut dikatakannya sudah populer sejak lama, khusus dari Indonesia, ada rasa budaya Indonesia di filmnya. budaya Indonesia di filmnya. "Sebetulnya itu (yang) muncul di Buffalo Boys," uj...