Langsung ke konten utama

Launching Poster Film 212 "The Power Of Love"Deklarasi Putihkan Biskop Indonesia




Film 212 The Power of Love. Film drama keluarga tentang cinta yang berlatar belakang aksi damai 212 yang berlangsung pada desember 2016, yang launchingnya diadakan di Village Coffee Jakarta Selatan 14 Februari 2018.

Film ini berkisah dari seorang jurnalist sebuah media cetak terkemuka di Ibu Kota.
Rahmat mendapat kabar bahwa ibunya meninggal dunia, dan setelah 1O tahun Iebih meninggalkan kampung halaman, Rahmat yang ditemani Adi, pulang kerumahnya di Ciamis, Di Ciamis ia bertemu kembali dengan ayahnya.Kiyai Zainal yang membuatnya ia meninggalkan rumah karena konflik di masa lalu yang membuat hubungan diantara keduanya menjadi tidak harmonis, selain bertemu kembali dengan sang ayah, Rahmat pun bertemu dangan Yasna, sosok gadis cantik, yang cinta pertamanya yang terpendam. Ketika akan kembali ke Jakarta, Rahmat mengatahui bahwa ayahnya akan memobilisasi masa dari Ciamis ke Jakarta untuk mangikuti aksi Dela islam. dangan berbagai upaya Rahmat pun berusaha menggagalkan aksi tarsebut. karana ia menganggap hal tersebut merupakan aksi konyol yang hanya akan menyebabkan permusuhan, berhasilkah upaya Rahmat menggalkan aksi yang akan dilakukan ayahnya, atau kah ia justru tejebak melakukan perjalanan yang menuntun dia untuk berdamai dengan masa lalunya.

Di dukung para pemain :
Fauzi Baadma, Humaidi Abas, Meyda Sam, Adhin Abdui Hakim, Asma Nadia, Hamas Syahid, Roni Dozer, Echie Yiexel dan Fajar Lubia.

Ada pula artis top Indonesia, lrfan Hakim, Oki Setiana Dewi, Peggy Melati Sukma, Arie Untung, Dimas Seto, Tommy Kumiawan, Muhammad Asad, Neno Wadsman, Ustadz Erick Yusuf, Reza Aditya, Ombat Nasution, Ory Vttrio, Anandito Dwis. dkk

Sutradara: Jastis Arimba. DOP: Adi Widiarta.
Skenario: Ali Eunoia dan Jastis Arimba,
Novel : Benny Amas dan Helvy Trana Rosa.
Musik: Dwiki Dharmawan.
Promosi: Ria Ricis
Produser Eksekutif: Erick Yusuf & on Setiana Dewi.
Associate Produser. Smam Saptono &Asma Nadia.
Produser: Hetvy Tiana Rosa & Jastis Aximba.
Musik Soundtrack Doa Di Busur Hujan, oleh Pagi Hati.

Film ini akan tayang pada 09 Mei 2018, di bioskop di tanah air. Menggunakan tagline ‘ PUTIHKAN BIOSKOP" dengan tujuan mangajak masyarakat untuk datang kebioskop untuk bernostalgia bagi mereka yang pernah mengikuti aksi tersebut, dan untuk bersuka cita bagi mereka yang tidak mengikuti aksi tersebut, karena sejatinya film 212 The Power of Love adalah sebuah film drama yang sangat menarik dan menghibur sehingga sangat layak untuk di tonton oleh keluarga Indonesia karena diproduksi oleh anak-anak muda yang berpengalaman sehingga memiliki kualitas dan estetika visual yang sangat balk. Ceritanya ringan, renyah namun juga memiliki pesan-pesan moral yang kuat terutama agar kita senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan NKRI tercinta.

Pada kesempatan ini pula kami mulai membuka Presale tiket film ini hingga 5 Mei 2018, masyarakat yang hendak membeli tiket diawal, atau pihak lembaga atau instansi yang berniat melakukan donasi atau sedekah tiket untuk mengajak para yatim dan dhuafa untuk bisa lkut menikmati film ini sudah bisa dilakukan sejak sekarang, segala informasi mengenai hal tersebut nantinya akan diinformasikan lebih detail melalui semua akun media social seperti lnstagram, Facebook dan Twitter
@212movie.

Sebagian keuntungan dari hasil penjualan tiket film ini insya Allah akan disumbangkan untuk kegiatan pemberdayaan umat serta diperuntukan bagi dana kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara kita didalam negeri dan diluar negeri. Kami berharap semoga karya fllm ini dapat bermanfaat dan diterima masyarakat secara luas. Atas nama cinta #putihkanbioskop.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kolaborasi Tokopedia Dengan 8 Desainer Lokal Ternama Hadirkan Koleksi Eksklusif Kulturtama Di IFW 2018

Perusahaan marketplace terdepan di Indonesia, Tokopedia, menjalin kolaborasi dengan delapan desainer ternama Indonesia untuk menampilkan koleksi eksklusif di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2018. Mengusung tema Kulturtama, para desainer dengan enam label fashion ini akan merefleksikan budaya Indonesia dalam karya terbaru mereka yang akan mewarnai perkembangan fashion Indonesia tahun ini. “Keragaman budaya adalah salah satu elemen utama yang memberikan identitas unik pada industri fashion Indonesia. Tokopedia percaya bahwa dengan ekosistem yang tepat, pengembangan industri fashion berbasis kebudayaan lokal berpotensi besar menjadi penggerak ekonomi nasional. Karena itu, Tokopedia sangat menyambut baik kolaborasi bersama IFW 2018 dan para desainer Indonesia melalui koleksi bertema Kulturtama,“ ujar Melissa Siska Juminto, COO Tokopedia pada 31 Maret 2018, di Jakarta Convention Center. Melissa menjelaskan bahwa kolaborasi ini juga merupakan bagian dari komitmen Tokopedia untuk m...

IPC Pelabuhan Indonesia II Persero luncurkan PT PII Pelabuham Indonesia Investama

IPC Pelabuhan lndonesia ll (Persero) meluncurkan lagi anak perusahaan baru yg bergerak khusus di bidang investasi bernama PT Pelabuhan lndonesia Investama (PII). Peluncuran anak usaha IPC ke-17 ini diresmikan oleh Direktur Utama IPC, Elvyn G, Hasassya serta turut hadir jajaran Direksi IPC Group, perwakilan asosiasi, penyedia jasa serta lembaga keuangan dan perbankan, BUMN, dan pengguna jasa IPC. Komposisi Kepemilikan modal dari PT Pelabuhan lndonesia Investama (Pil) adalah 99% milik lPC dan 196 milik PT Multi Terminal indonesia yang juga merupakan salah satu anak perusahaan iPG. Anak Perusahaan ke 17 dari lPC ini akan dipimpin oleh Randy Pangalila sebagai Direktur Utama. dan Iman Rachman yang juga Direktur Keuangan IPC bertindak sebagai Komisaris Utama PII memiliki visi menjadi Perusahaan investasi yang terkemuka di sektor kepelabuhanan dan pendukungnya yang bertujuan untuk menciptakan nilai yang maksimal bagi stakeholders melalui standar pengelolaan yang berkelas dunia. Hingga 2...

Adventure-Drama Karya Yang Berbeda Dari Screenplays Pictures Di Film 'BUFFALO BOYS'

Infinite Studios bekerja sama dengan Zhao Weil Films dan Screenplay Infinite Films, menghadirkan film 'Buffalo Boys' film adventure -drama bernuansa masa penjajahan belanda di Indonesia, mengambil latar tempat Jawa Tengah pada abad ke-19.Jajaran artis yang bermain di film ini antara lain, seperti Ario Bayu, Yoshi Sudarso, Pevita Pearce, Tio Pakusadewo, Mikha Tambayong, Hannah Al Rasyid, Zack Lee, Happy Salma dan Alex Abad. Inti dari cerita film ini adalah dua kakak adik,Jamar (Ario Bayu) dan Suwo (Yoshi Sudarso) yang ingin membalas dendam ayah mereka. Ayah dua bersaudara ini diasingkan di Amerika. Sutradara Buffalo Boys Mike Wiluan mengatakan film ini memakai sejarah indonesia yang sangat dalam dengan campuran seperti western. ltulah konsep yang dipakai oleh Mike dan genre tersebut dikatakannya sudah populer sejak lama, khusus dari Indonesia, ada rasa budaya Indonesia di filmnya. budaya Indonesia di filmnya. "Sebetulnya itu (yang) muncul di Buffalo Boys," uj...