Langsung ke konten utama

Menjelang Imlex Film "PAI KAU" Hadirkan Romansa, Mafia dan Sensualitas Yang Seru Dan Menegangkan




Film Pai Kau karya Sutradara Sidi Saleh, hadir menjelang Imlex, dan mengambil latar belakang pernikahan keluarga dengan tekstur Chinese-lndonesia, yang menjadikan tontonan ini pas untuk dinikmati menjelang lmiek. Film yang dibintangi oleh Anthony Xie dan Irina Chiu ini menyuguhkan kisah cinta segitiga dibumbui ketegangan dengan alur yang mengejutkan. Berbeda dengan film cerita cinta yang biasanya, film ini mencoba hadir dengan berbalut romansa, sensualitas, dan action sebagai bagian dari genre drama suspense.

Perayaan tahun baru Imlex yang identik diawali dengan hal-hal yang baru pula. Melalui Pai Kau kami menawarkan rasa yang baru, yang benar-benar berbeda, dalam perfilman lndonesia saat ini. Dengan gaya film Hong Kong yang kental ini, Pai Kau menjadi tontonan yang cocok menjelang lmlek 2018," ujar lrina Chiu, Produser sekaligus Pemain dalam film PaiKau.

Ketika Sidi menyampaikan ide ceritanya untuk film ini, Tekun Ji (Produser Pai Kau) membayangkan
film ini akan seseru film Infernal Affair (Wai-Keung Lau, 2002) berbaur dengan in the Mood of Love (Kar-Wai Wong, 2000) namun dengan sentuhan lokal, dan dibumbui dengan konflik percintaan dan adegan sensual didukung oleh visual yang memberikan kesan menantang dan membuat kita masuk ke dalam ricuhnya kisah cinta orang dewasa yang rumit. Tapi tidak hanya menekankan pada sensualitas, film inijuga memiliki unsur kekerasan khas ala mafia Hong Kong yang menggunakan senjata api dengan setelan jas rapi dan kacamata hitam.

"Dengan Film Pai Kau yang berlatar cerita keluarga etnis Tionghoa ini, menjadi bentuk kontribusi kami terhadap keragaman film Indonesia. Film ini bukan tentang etnis, tapi kultur tersebut sebagai latar dalam film. Indonesia memiliki kebudayaan yang begitu beragam, dan menurut kami menarik kalau kekayaan itu bisa terefleksikan dalam film Indonesia, yang tidak stereotipikal,” ujar Tekun Ji, Produser film Pai Kau.

Anthony Xie merasa tertantang memerankan Edy Wijaya--pria yang harus berdamai dengan cinta, rahasia dan skandal yang terjadi di masa lalu. ”Karakter Edy itu berbeda banget dengan karakter asli gue. Referensi gue film Don Juan, dari karakter itu gue belajar gimana caranya mempermainkan cewek tapi gak pakai perasaaan. Reading dengan sutradara juga hal yang penting, jadi kita benar-benar tahu apa yang sutradara mau dan apa yang lawan main kita butuhkan,” kata aktor kelahiran Surabaya yang sedang naik daun di kalangan remaja tersebut. “Film ini mengajarkan gue untuk selalu berpikir dua kali jika ingin bertindak. Karena apa yang terjadi hari ini, tak lepas dari apa yang terjadi di masa lalu, ” lanjutnya.

Sidi Saleh sang Sutradara mengamini ucapan Anthony tersebut, bahwa proses reading menjadi bagian yang penting karena 80% pemain dalam film ini adalah pendatang baru, ‘Saya menggunakan berbagai cara dalam proses reading. Karena ternyata cara baku seperti acting coach tidak bisa
diterapkan di beberapa pemain. Jadi, selain itu ada yang diajak ngobrol santai dan cara itu berhasil,” ungkapnya.

Film berdurasi 86 menit produksi Archipelago Pictures, yang bekerjasama dengan Kaninga Pictures mi menampilkan lrina Chiu (Lucy), Anthony Xie (Edy Wijaya), dan lneke Valentina (Siska), juga didukung oleh Verdi Solaiman (Koh Jun), Tjie Jan Tan (Koh Liem), Natasha Gott (Shinta), dan Richard Oh (Koh Richard).

"Film Pai Kau sungguh menantang dan di luar ekspektasi kami. Waktu Archipelago Pictures mengajak kami kerja sama untuk mendukung film panjang pertama Sidi Saleh, kami kira film ini akan menjadi film art house. Tapi ternyata tidak. Pai Kau ini sangat bisa dinikmati dengan penulisan ala film blockbuster,” kata M. Shahriza Rijadi, Associate Produser dari Kaninga Pictures.

Untuk urusan musik di film ini, Archipelago Pictures menggandeng Windra Benyamin sebagai music composer dan band kenamaan White Shoes and The Couples Company dengan judul mengisi soundtrack dengan single Aksi Kucing.

Film Pai Kau ini "bertema keluarga, percintaan dalam cerita suspense drama. ketegangan, dan keseruan," ujar pemeran utama film Pai Kau, Irina Chiu, dan Tekun Ji, produser menambahkan mereka ingin memberikan warna yang berbeda dan suspense dengan Iatar belakang budaya China-Indonesia, Pai Kau juga membawa "feel", petualangan seru dengan twist mengejutkan bisa dirasakan dalam fllm tersebut.

"Film Pai Kau itu seperti fllm keluarga mafia Hongkong yang putrinya mau menikah pada hari pernikahannya. Terus ada tamu misterius yang datang ke pernikahan itu. Dia mau menghancurkan pernikahan itu," katanya.

"Yang semuanya terlihat ceria bahagia, meriah tapi di belakang itu ada intrik, perselingkuhan balas dendam. Detik-detik menjelang pernikahan itu terungkap satu demi satu. Suspense drama," sambungnya.

Film Pai Kau yang disutradarai oleh Sidi Saleh, yang juga menulis cerita fllmnya bersama dengan Mohamad Ariansah. Judul film ini terinspirasi dari sebuah permainan domino di negara Tiongkok yang dikenal dengan nama Pai Gow.

Film 'Pai Kau' bercerita tentang Lucy (Irina Chiu), putri dari konglomerat sekalian mafia yang bernama Koh Liem (Tjie Jan Tan). Saat hari pernikahan Lucy dengan pria yang dicintainya bernama Edy (Anthony Xie), muncul wanita yang tidak diundang, yang mengenalkan diri sebagai Siska (Ineke Valentina), sepupu Edy yang hadir dari Iuar kota.
Ternyata kemunculan Siska di pesta pernikahan itu jadi ancaman, sebab tidak ada satu orang pun yang tahu bila Edy dan Siska pernah terlibat
skandal di masa Ialu, Saat resepsi pernikahan akan berjalan, Siska menyelinap masuk dalam gedung dan menghancurkan pernikahan Edy dan Lucy. hari yang rencananya bakal berakhir bahagia dan sempurna itu pun berakhir tragis. bagaimana kelanjutan kisahnya? Apa motivasi Siska mengacaukan pernikahan Lucy dan Edy?

Inti cerita atau tujuan film Pai Kau mengajak penonton supaya melihat sisi manusiawi kisah yang dialami para tokohnya. Pada dasarnya sifat semua umat manusia sama, yaitu sorang ambisi, sering terjerumus ke dalam masalah ketika salah ambil tindakan dan mudah mengalami putus ada.

Jangan lewatkan keseruan film 'Pai Kau' ini pada 8 Febuari 2018.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Starvision Pictures Hadirkan Film Action Komedi 'Partikelir' Segera Di Biskop Indonesia

Kemajuan film Indonesia jadi tantangan untuk terus menghasilkan karya yang unik, dan entertaining. Sejak lama saya melihat potensi Pandji Pragiwaksono, setelah Raditya Dika dan Ernest Prakasa jadi penulis dan sutradara, selain pemain. Akhirnya saya tanya punya ide apa, dan Pandji mempresentasnkan beberapa sinopsis. Saya langsung suka dengan PARTIKEUR, kisah detektif swasta yang kental mengangkat topik persahabatan dan topik keseharian lain, dengan balutan romantisme," kata sang producer Chand Parwez Servia. Proses penulisan skenario berjalan lancar dengan beberapa draft, kemudian berlanjut dengan pemilihan rim dan pemain. Pasti lah ada deg-degannya, seperti sebelumnya dengan Radit dan Ernest, apakah Pandji akan memberikan debut karya yang sesuai atau tidak. Ternyata yang diberikan oleh Pandji sangat memuaskan dan rapih, pastinya sesuatu yang baru yang wajib ditonton segenap penggemar film. PARTIKEUR , dua sahabat satu kasus O pengalaman sangat berhasil sebagai komedi aksi...

Adventure-Drama Karya Yang Berbeda Dari Screenplays Pictures Di Film 'BUFFALO BOYS'

Infinite Studios bekerja sama dengan Zhao Weil Films dan Screenplay Infinite Films, menghadirkan film 'Buffalo Boys' film adventure -drama bernuansa masa penjajahan belanda di Indonesia, mengambil latar tempat Jawa Tengah pada abad ke-19.Jajaran artis yang bermain di film ini antara lain, seperti Ario Bayu, Yoshi Sudarso, Pevita Pearce, Tio Pakusadewo, Mikha Tambayong, Hannah Al Rasyid, Zack Lee, Happy Salma dan Alex Abad. Inti dari cerita film ini adalah dua kakak adik,Jamar (Ario Bayu) dan Suwo (Yoshi Sudarso) yang ingin membalas dendam ayah mereka. Ayah dua bersaudara ini diasingkan di Amerika. Sutradara Buffalo Boys Mike Wiluan mengatakan film ini memakai sejarah indonesia yang sangat dalam dengan campuran seperti western. ltulah konsep yang dipakai oleh Mike dan genre tersebut dikatakannya sudah populer sejak lama, khusus dari Indonesia, ada rasa budaya Indonesia di filmnya. budaya Indonesia di filmnya. "Sebetulnya itu (yang) muncul di Buffalo Boys," uj...

Danone-AQUA Dan TP-PKK Pusat Bangun Kolaborasi Wujudkan Keluarga Sehat Indonesia Di Tahun 2030

Kolaborasi Danone AQUA dan TP-PKK mewujudkan keluarga sehat Indonesia di tahun 2030, untuk mendorong Pemerintah Indonesia untuk memenuhi target Sustainable Development Goals ( SDGs) melalui peningkatan pengetahuan dan kapasitas Ibu di Indonesia dalam bidang kesehatan. Pemenntah Indonesia teiah berkomitmen untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) untuk mencapai kesehatan dan masyarakat dan bumi. Pada 2015, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengukuhkan komitmen Indonesia tersebut dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2017 mengenai Peiaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan, tujuannya adaiah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia. Peningkatan kesehatan masyarakat Indonesia dimulai dari keluarga dan peran Ibu sangatlah penting mtuk mendorong keberhasilannya, Sesuai dengan agenda perbaikan kualitas pangan dan gizi masyarakat pada Rencana Panbangunan jangka Menengah Nasionai 2015-2019, Ibu memi...